Kamis, 02 Januari 2014

Usaha lain.

"bukan jamannya lagi kita bermanja dengan keadaan. sadari bahwa kamu pun sedikit-banyak memiliki andil menciptakan keadaan ini. tidakkah kamu bosan mengetik dan mengirim teks yang tidak membuatmu bahagia?
sudahlah, sudah saatnya kamu bangun dari tempatmu terjatuh. bangun, tegap berdiri, tidak usah merintih, tidak perlu juga kau sibuk mencari pertolongan. ingat, hanya kamu yang mampu menolong dirimu sendiri. mulailah berjalan lagi. dengan senyum, harapan, dan
mimpi. percepat langkahmu, agar harapan tidak sekedar harap dan mimpimu lekas terraih.

jangan lupakan. hanya saja kurangi frekuensi membahas masalah-masalah kemarin. buat komunikasi senyaman dulu. gunakan hatimu..
untuk ini, apakah kamu mau mengalah?
maksudku, bukan kamu semata langsung melepaskannya. tapi mengalah untuk memendam rasamu dulu. ungkapkan bukan lewat kata, melainkan tindakan. bagaimana kamu mengerti, mendengar, dan menerimanya. kamu tinggal memilih dengan berpuasa atau sabar. bila puasa, berarti kamu tidak akan tahu bagaimana dia berubah. prinsipnya jadi "jika saatnya kembali, pasti bertemu lagi". tapi jika kamu memilih sabar, dengan waktu yang ada kamu dapat menggunakan sebagai indikator perubahannya. pada saat itu, bangun lagi percayamu. jika serius pasti diusahakan, bahkan dia pasti mau menunggumu. sekaligus kamu juga berjuang untuknya. namun, ketika nanti dia menemukan yang lain, kamu juga harus ikhlas merelakan. aku tau itu sulit. pelan saja, tak apa.

saat ini yang harus kamu lakukan adalah memperbaiki dirimu untukNya, untukmu, dan untuknya. karena setan sangat suka jika kita larut dalam waktu luang. isi waktumu dengan kegiatan positif untuk temukan passion-mu.
jika berhasil, hasilnya tidak mengecewakan kok, pasti lebih awet.
semoga berhasil.. Insya Allah..."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar